Monday, June 12, 2017

Dilema Seorang Muslim: Pacaran atau Taaruf?

Dilema Seorang Muslim: Pacaran atau Taaruf?

Baca Juga

Pacaran dan taaruf. Dua kata ini kadang disejajarkan dan dianggap sama.
Beberapa orang menganggap bahwa pacaran dan taaruf memilki tujuan serupa: untuk lebih mengenal calon pasangan.
Namun adakah kesepakatan universal mengenai tujuan pacaran?
Sepertinya tidak ada, sehingga mungkin saja pacaran mengarah kepada satu tujuan negatif.


Barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagaikan kebiri.

- HR. Bukhari dan Muslim

Lalu bagaimana dengan taaruf?
Menurut pengurus RumahTaaruf.com, Tri Wahyu Nugroho, taaruf secara umum memiliki arti “berkenalan” atau “mengenal”. Namun kini banyak orang menggunakan istilah taaruf untuk aktivitas pencarian calon pasangan.
Padahal, menurut Wahyu, setidaknya ada tiga hal yang bisa membedakan taaruf dengan pacaran.
“Taaruf hanya dijalani bagi yang sudah siap untuk menyegerakan menikah. Taaruf tidak dijalani berduaan saja, harus ada orang ketiga yang mendampingi di sepanjang prosesnya. Taaruf dianjurkan untuk dirahasiakan prosesnya, tidak disebarluaskan,” kata Wahyu kepada kumparan (kumparan.com), Rabu (7/6).


Ilustrasi pernikahan
Ilustrasi pernikahan (Foto: Pixabay)

Penulis buku 12 Weeks To Get Married ini sejak awal 2014 berusaha memperkenalkan metode taaruf syari melalui RumahTaaruf.com. Melalui situs ini, ia berusaha membanguan sarana taaruf bagi anggota yang berniat untuk menyegerakan menikah.
“Proses taaruf di RumahTaaruf.com dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap Taaruf Online dan Taaruf Offline. Taaruf online terdiri dari tahap pertukaran biodata antaranggota, dilanjutkan dengan tanya jawab lewat email admin.
Sementara taaruf offline dijalani setelah kedua pihak yang bertaaruf online sepakat untuk lanjut proses, yaitu dengan bertemu muka secara langsung didampingi mediator,” ujar Wahyu.
Kalau begitu, apakah media taaruf ini sama dengan “biro jodoh”?
“Kalau kebanyakan biro jodoh aktivitasnya adalah menjodohkan, RumahTaaruf.com aktivitasnya adalah ‘menaarufkan’. Kami sebatas menjadi mediator taaruf, sedangkan masalah jodoh atau tidak itu urusan Allah SWT,” kata Wahyu.
Buat kamu yang ingin cepat menikah, tertarik mencoba?


Related Posts

Dilema Seorang Muslim: Pacaran atau Taaruf?
4/ 5
Oleh